Menghadapi tahun 2026, kemampuan berpikir tingkat tinggi atau HOTS menjadi fokus utama dalam pembelajaran matematika SD. soal HOTS tidak sekadar menguji hafalan, melainkan kemampuan analisis dan pemecahan masalah. Artikel ini menyajikan 10 contoh soal HOTS SD kelas 3 matematika yang dapat digunakan sebagai latihan mandiri.
Setiap soal dirancang untuk merangsang logika dan kreativitas siswa. Pembahasan disertakan agar orang tua atau guru dapat mendampingi proses belajar dengan efektif. Mari simak kumpulan soal berikut ini.
1. Soal Tentang Pola Bilangan dan Operasi Hitung
Budi memiliki 12 kelereng. Ia memberikan 5 kelereng kepada adiknya, lalu membeli 8 kelereng baru. Berapa jumlah kelereng Budi sekarang? Soal ini menguji kemampuan siswa dalam memahami urutan operasi hitung dan pengaruh perubahan jumlah.
Pembahasan: Operasi hitung dilakukan secara berurutan. 12 – 5 = 7, kemudian 7 + 8 = 15. Jadi, kelereng Budi sekarang berjumlah 15 butir.
Soal Serupa dengan Konteks Berbeda
Ibu memiliki 20 butir telur. Ia memakai 6 butir untuk membuat kue, lalu membeli 10 butir lagi. Berapa butir telur Ibu sekarang? Soal ini melatih siswa menerapkan konsep yang sama dalam situasi sehari-hari.
Pembahasan: 20 – 6 = 14, lalu 14 + 10 = 24 butir telur.
2. Soal Tentang Pengukuran dan Perbandingan
Sebuah tongkat panjangnya 150 cm. Tongkat lain lebih panjang 30 cm. Berapa meter panjang kedua tongkat jika digabungkan? Soal ini menuntut siswa mengkonversi satuan dan melakukan penjumlahan.
Pembahasan: Tongkat kedua = 150 + 30 = 180 cm. Total panjang = 150 + 180 = 330 cm = 3,3 meter. Siswa harus paham bahwa 100 cm sama dengan 1 meter.
Soal Perbandingan Berat
Berat sebuah semangka adalah 2 kg. Berat sebuah melon 500 gram lebih ringan. Berapa gram berat kedua buah tersebut? Soal ini melatih konversi kg ke gram dan operasi pengurangan.
Pembahasan: Berat melon = 2000 – 500 = 1500 gram. Total berat = 2000 + 1500 = 3500 gram.
3. Soal Tentang Pecahan Sederhana dalam Kehidupan
Sebuah pizza dipotong menjadi 8 bagian sama besar. Ani memakan 3 bagian, Budi memakan 2 bagian. Berapa bagian pizza yang tersisa? Soal ini menguji pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan.
Pembahasan: Total bagian yang dimakan = 3 + 2 = 5 bagian. Sisa pizza = 8 – 5 = 3 bagian, atau ditulis 3/8 bagian.
Soal Pecahan dengan Gambar
Ibu memiliki 12 permen. Ia memberikan 1/4 bagian kepada Rina. Berapa permen yang diterima Rina? Soal ini melatih siswa menghitung pecahan dari suatu bilangan.
Pembahasan: 1/4 dari 12 = 12 : 4 = 3 permen. Jadi, Rina menerima 3 permen.
4. Soal Tentang Bangun Datar dan Keliling
Sebuah persegi panjang memiliki panjang 8 cm dan lebar 5 cm. Berapa keliling persegi panjang tersebut? Soal ini menguji pemahaman rumus keliling dan kemampuan menghitung.
Pembahasan: Keliling = 2 x (panjang + lebar) = 2 x (8 + 5) = 2 x 13 = 26 cm.
Soal Gabungan Bangun Datar
Sebuah persegi memiliki sisi 6 cm. Di dalamnya terdapat persegi kecil dengan sisi 2 cm. Berapa keliling bangun yang tersisa? Soal ini melatih visualisasi dan pengurangan keliling.
Pembahasan: Keliling persegi besar = 4 x 6 = 24 cm. Keliling persegi kecil = 4 x 2 = 8 cm. Namun, karena persegi kecil berada di dalam, keliling total tetap 24 cm karena tidak ada sisi yang hilang.
5. Soal Tentang Waktu dan Durasi
Rina mulai belajar pukul 07.30 pagi dan selesai pukul 09.15 pagi. Berapa menit lama Rina belajar? Soal ini menguji kemampuan menghitung selisih waktu dalam satuan menit.
Pembahasan: Dari 07.30 ke 09.00 = 90 menit, ditambah 15 menit = 105 menit. Atau, 09.15 – 07.30 = 1 jam 45 menit = 105 menit.
Soal Jadwal Kegiatan
Sebuah acara dimulai pukul 10.00 dan berlangsung selama 2 jam 30 menit. Pukul berapa acara selesai? Soal ini melatih penjumlahan waktu.
Pembahasan: 10.00 + 2 jam = 12.00, lalu ditambah 30 menit = 12.30. Jadi, acara selesai pukul 12.30 siang.

6. Soal Tentang Data dan Diagram
Dalam sebuah kelas, 5 siswa suka warna merah, 7 siswa suka biru, dan 3 siswa suka hijau. Berapa selisih siswa yang suka biru dan hijau? Soal ini menguji kemampuan membaca data sederhana.
Pembahasan: Selisih = 7 – 3 = 4 siswa. Soal ini juga bisa dikembangkan dengan diagram batang.
Soal Interpretasi Data
Jika jumlah seluruh siswa adalah 20 orang, berapa siswa yang tidak suka ketiga warna tersebut? Soal ini melatih penalaran logis tentang data yang tidak lengkap.
Pembahasan: Total suka warna = 5 + 7 + 3 = 15 siswa. Siswa yang tidak suka = 20 – 15 = 5 orang.
7. Soal Tentang Uang dan Transaksi
Rina memiliki uang Rp10.000. Ia membeli buku seharga Rp6.500 dan pensil seharga Rp2.000. Berapa sisa uang Rina? Soal ini menguji kemampuan berhitung dalam konteks jual beli.
Pembahasan: Total belanja = Rp6.500 + Rp2.000 = Rp8.500. Sisa uang = Rp10.000 – Rp8.500 = Rp1.500.
Soal Kembalian
Budi membeli mainan seharga Rp7.200 dengan uang Rp10.000. Berapa kembalian yang diterima Budi? Soal ini melatih pengurangan dengan nilai uang.
Pembahasan: Kembalian = Rp10.000 – Rp7.200 = Rp2.800.
8. Soal Tentang Perkalian dan Pembagian dalam Konteks
Seorang petani memiliki 4 baris tanaman. Setiap baris berisi 9 pohon. Berapa jumlah seluruh pohon? Soal ini menguji pemahaman perkalian sebagai penjumlahan berulang.
Pembahasan: 4 x 9 = 36 pohon. Soal ini bisa dibalik menjadi soal pembagian.
Soal Pembagian
36 pohon akan ditanam dalam 6 baris sama banyak. Berapa pohon setiap baris? Soal ini melatih pembagian sebagai kebalikan perkalian.
Pembahasan: 36 : 6 = 6 pohon per baris.
9. Soal Tentang Logika dan Pola
1, 4, 7, 10, … Berapa angka berikutnya dalam pola tersebut? Soal ini menguji kemampuan mengenali pola bilangan dengan beda tetap.
Pembahasan: Pola bertambah 3 setiap langkah. Angka berikutnya = 10 + 3 = 13.
Soal Pola Gambar
Jika gambar pertama memiliki 2 lingkaran, gambar kedua 4 lingkaran, gambar ketiga 6 lingkaran, berapa lingkaran pada gambar ke-5? Soal ini melatih generalisasi pola.
Pembahasan: Pola = 2 x nomor gambar. Gambar ke-5 = 2 x 5 = 10 lingkaran.
10. Soal Tentang Kombinasi Operasi Hitung
Dalam sebuah lomba, tim A mendapat skor 25, tim B mendapat skor 18, dan tim C mendapat skor 30. Berapa selisih skor tertinggi dan terendah? Soal ini menguji kemampuan membandingkan dan menghitung selisih.
Pembahasan: Skor tertinggi = 30, terendah = 18. Selisih = 30 – 18 = 12.
Soal Rata-rata Sederhana
Berapa rata-rata skor ketiga tim tersebut? Soal ini melatih konsep rata-rata untuk tingkat SD kelas 3.
Pembahasan: Jumlah skor = 25 + 18 + 30 = 73. Rata-rata = 73 : 3 = 24,33 (dibulatkan menjadi 24).
Kesimpulan
Soal HOTS SD kelas 3 matematika tidak hanya menguji hafalan rumus, tetapi juga kemampuan berpikir kritis dan analitis. Latihan rutin dengan soal seperti di atas akan membiasakan siswa menghadapi tantangan akademik di tahun 2026.
Orang tua dan guru disarankan membahas setiap soal dengan pendekatan diskusi agar pemahaman lebih mendalam. Semoga kumpulan contoh soal ini bermanfaat untuk meningkatkan prestasi belajar matematika.



