Hukum 3 Newton sering disebut sebagai hukum aksi-reaksi. Prinsip ini menyatakan bahwa setiap aksi akan menimbulkan reaksi yang sama besar namun berlawanan arah. Siswa kelas X perlu memahami konsep ini melalui latihan soal yang relevan.
Pengertian Singkat Hukum 3 Newton
Hukum 3 Newton berbunyi: Jika benda pertama memberikan gaya pada benda kedua, maka benda kedua akan memberikan gaya yang sama besar tetapi berlawanan arah pada benda pertama. gaya aksi dan reaksi selalu berpasangan dan bekerja pada benda yang berbeda.
Konsep ini sering membingungkan karena siswa mengira gaya aksi dan reaksi saling meniadakan. Padahal, kedua gaya tersebut tidak bekerja pada benda yang sama sehingga tidak saling membatalkan.
Contoh Soal 1: gaya dorong pada Tembok
Seorang anak mendorong tembok dengan gaya 50 N ke arah timur. Berapa besar dan arah gaya reaksi yang diberikan tembok pada anak? Pembahasan: Menurut Hukum 3 Newton, tembok memberikan gaya reaksi sebesar 50 N ke arah barat. Gaya ini bekerja pada tangan anak, bukan pada tembok.
Jadi, meskipun tembok terasa diam, tangan anak tetap merasakan dorongan balik. Inilah mengapa kita merasa sakit saat mendorong tembok keras.
Contoh Soal 2: Orang Berjalan di Lantai
Saat seseorang berjalan, kakinya mendorong lantai ke belakang dengan gaya 80 N. Tentukan besar dan arah gaya reaksi dari lantai terhadap kaki orang tersebut. Pembahasan: Lantai memberikan gaya reaksi sebesar 80 N ke arah depan. Gaya reaksi inilah yang mendorong tubuh orang tersebut maju.
Tanpa adanya gaya reaksi dari lantai, orang tidak akan bisa bergerak maju. Prinsip ini juga berlaku pada hewan yang berjalan atau mobil yang melaju.
Contoh Soal 3: Benda Jatuh Bebas
Sebuah apel bermassa 0,2 kg jatuh dari pohon. Berapa besar gaya gravitasi yang bekerja pada apel dan gaya reaksi yang diberikan apel pada Bumi? Pembahasan: Gaya gravitasi pada apel adalah F = m x g = 0,2 x 10 = 2 N ke bawah. Gaya reaksi apel pada Bumi adalah 2 N ke atas.
Gaya reaksi ini sangat kecil dibandingkan massa Bumi, sehingga pergerakan Bumi akibat gaya ini tidak terdeteksi. Namun secara matematis, gaya aksi dan reaksi tetap sama besar.
Contoh Soal 4: Dua Benda Saling Tarik
Dua balok A dan B dihubungkan tali di atas lantai licin. Balok A menarik balok B dengan gaya 30 N. Berapa gaya yang dirasakan balok A akibat tarikan balok B? Pembahasan: Balok B memberikan gaya reaksi sebesar 30 N pada balok A melalui tali. Arah gaya reaksi berlawanan dengan arah gaya aksi.

Gaya reaksi ini menyebabkan balok A tertarik ke arah balok B. Kedua gaya ini bekerja pada benda yang berbeda sehingga gerak kedua balok saling memengaruhi.
Contoh Soal 5: Roket Meluncur
Roket menyemburkan gas panas ke bawah dengan gaya 5000 N. Jelaskan bagaimana roket bisa bergerak ke atas berdasarkan Hukum 3 Newton. Pembahasan: Gas yang disemburkan ke bawah memberikan gaya aksi pada udara. Sebagai reaksi, udara memberikan gaya ke atas pada roket sebesar 5000 N.
Gaya reaksi dari udara inilah yang mendorong roket naik. Semakin besar gaya semburan gas, semakin besar gaya angkat yang dihasilkan.
Contoh Soal 6: Perenang Mendorong Air
Seorang perenang mendorong air ke belakang dengan gaya 200 N. Berapa gaya yang mendorong perenang maju dan ke arah mana? Pembahasan: Air memberikan gaya reaksi sebesar 200 N ke arah depan pada tangan perenang. Gaya reaksi inilah yang membuat perenang bergerak maju di dalam air.
Prinsip yang sama digunakan oleh kapal dengan baling-baling atau sirip ikan. Tanpa adanya gaya reaksi dari air, perenang tidak akan bisa bergerak.
Contoh Soal 7: Benda di Atas Meja
Sebuah buku bermassa 1 kg diletakkan di atas meja datar. Identifikasi pasangan gaya aksi-reaksi yang terjadi. Pembahasan: Buku memberikan gaya berat (W) ke bawah pada meja sebesar 10 N. Meja memberikan gaya normal (N) ke atas pada buku sebesar 10 N.
Pasangan aksi-reaksi adalah gaya berat buku pada meja dan gaya normal meja pada buku. Kedua gaya ini sama besar, berlawanan arah, dan bekerja pada benda yang berbeda.
Kesimpulan
Latihan soal Hukum 3 Newton membantu siswa kelas X memahami bahwa gaya aksi dan reaksi selalu berpasangan. Kunci utama adalah mengingat bahwa kedua gaya bekerja pada benda yang berbeda. Dengan mengerjakan berbagai contoh soal, siswa dapat membedakan pasangan aksi-reaksi dari gaya-gaya lain.
Pemahaman ini sangat penting untuk mempelajari materi fisika selanjutnya seperti dinamika gerak dan hukum kekekalan momentum. Teruslah berlatih soal agar konsep ini semakin melekat.



