7 Contoh Soal Hukum Newton 3 SMP Kelas 8 Beserta Pembahasan yang Wajib Kamu Hafal di 2026

7 Contoh Soal Hukum Newton 3 SMP Kelas 8 Beserta Pembahasan yang Wajib Kamu Hafal di 2026

hukum newton 3 sering disebut sebagai hukum aksi-reaksi dalam pelajaran fisika. Konsep ini menjelaskan bahwa setiap aksi akan menimbulkan reaksi yang sama besar namun berlawanan arah. Memahami hukum ini sangat penting bagi siswa SMP kelas 8 karena menjadi dasar untuk mempelajari gerak benda.

Banyak siswa merasa kesulitan membedakan antara gaya aksi dan gaya reaksi dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, kami menyusun sepuluh contoh soal hukum Newton 3 untuk SMP kelas 8 beserta pembahasannya. Soal-soal ini dirancang agar mudah dipahami dan langsung bisa diterapkan.

1. Konsep Dasar Hukum Newton 3

Hukum Newton 3 menyatakan bahwa jika benda pertama memberikan gaya pada benda kedua, maka benda kedua akan memberikan gaya balik yang sama besar. Gaya ini bekerja pada dua benda yang berbeda dan arahnya saling berlawanan. Contoh paling sederhana adalah saat tangan mendorong meja, meja juga mendorong tangan ke belakang.

Penting untuk diingat bahwa gaya aksi dan reaksi tidak pernah saling meniadakan karena bekerja pada objek yang berbeda. Jika gaya aksi bekerja pada benda B, maka gaya reaksi bekerja pada benda A. Konsep inilah yang sering membingungkan siswa saat mengerjakan soal.

2. Soal nomor 1: Dorongan Tangan ke Tembok

Seorang anak mendorong tembok dengan gaya 50 N. Berapakah besar gaya reaksi yang diberikan tembok pada tangan anak tersebut? Pembahasan: Menurut hukum Newton 3, besar gaya reaksi sama dengan gaya aksi yaitu 50 N. Arah gaya reaksi berlawanan dengan arah dorongan anak, yaitu menjauhi tembok menuju tangan.

Jadi, tembok memberikan gaya 50 N ke arah tangan anak. Hal ini menjelaskan mengapa tangan terasa sakit saat mendorong tembok keras. Gaya reaksi inilah yang menimbulkan rasa tekan pada tangan.

3. Soal nomor 2: Orang Berjalan di Lantai

Ketika seseorang berjalan, kakinya mendorong lantai ke belakang dengan gaya 100 N. Jelaskan gaya reaksi yang terjadi dan bagaimana hal itu membantu orang bergerak maju. Pembahasan: Lantai memberikan gaya reaksi 100 N ke depan pada kaki orang tersebut. Gaya reaksi inilah yang mendorong tubuh orang bergerak maju.

READ  Cara ubah word jadi 2 halaman 1 lembar

Tanpa adanya gaya reaksi dari lantai, kaki orang akan tergelincir dan tidak bisa berjalan. Prinsip yang sama berlaku pada roda mobil atau sepeda yang mendorong tanah ke belakang. Gaya reaksi dari tanah mendorong kendaraan ke depan.

4. Soal nomor 3: Buku di Atas Meja

Sebuah buku bermassa 2 kg diletakkan di atas meja. Berapakah gaya aksi dan gaya reaksi yang terjadi? Pembahasan: Gaya aksi adalah berat buku yang menekan meja ke bawah sebesar 20 N (massa x gravitasi 10 m/s²). Gaya reaksi adalah gaya normal dari meja yang mendorong buku ke atas sebesar 20 N.

Kedua gaya ini sama besar tetapi berlawanan arah. Gaya aksi bekerja pada meja, sedangkan gaya reaksi bekerja pada buku. Inilah sebabnya buku tetap diam di atas meja karena kedua gaya seimbang pada masing-masing benda.

5. Soal nomor 4: Perahu Didayung

Saat seorang pendayung mendorong air ke belakang dengan dayung, perahu bergerak ke depan. Identifikasi gaya aksi dan reaksi dalam kasus ini. Pembahasan: Gaya aksi adalah dayung mendorong air ke belakang. Gaya reaksi adalah air mendorong dayung ke depan, yang kemudian diteruskan ke perahu sehingga perahu bergerak maju.

Semakin kuat pendayung mendorong air ke belakang, semakin besar gaya reaksi yang mendorong perahu ke depan. Prinsip ini juga digunakan pada kapal bermesin baling-baling. Baling-baling mendorong air ke belakang, dan air mendorong kapal ke depan.

6. Soal nomor 5: Balon Udara yang Dilepaskan

Sebuah balon karet ditiup dan kemudian dilepaskan tanpa diikat. Udara keluar dari balon ke arah kiri. Ke manakah balon akan bergerak? Pembahasan: Udara yang keluar ke kiri merupakan gaya aksi. Balon akan bergerak ke kanan sebagai gaya reaksi. Gaya reaksi ini mendorong balon menjauhi arah keluarnya udara.

READ  5 Rahasia Sukses Menjawab Soal PAS Tema 4 Kelas 2 Semester 1 2026
Contoh Soal Hukum Newton 2 - Soal-Pilihan
Contoh Soal Hukum Newton 2 – Soal-Pilihan

Fenomena ini sering dimanfaatkan dalam roket air atau mainan balon mobil. Semakin cepat udara keluar, semakin besar gaya reaksi yang dihasilkan. Inilah prinsip dasar dari mesin jet dan roket luar angkasa.

7. Soal nomor 6: Dua Orang Saling Mendorong

Dua anak A dan B saling mendorong telapak tangan. Anak A mendorong dengan gaya 30 N. Berapa besar gaya yang dirasakan anak B? Pembahasan: Anak B akan merasakan gaya dorong sebesar 30 N dari anak A. Namun, anak B juga memberikan gaya reaksi 30 N ke arah anak A. Kedua anak sama-sama merasakan gaya 30 N meskipun arahnya berbeda.

Jika salah satu anak mendorong lebih kuat, maka gaya yang dirasakan kedua anak tetap sama besar. Hal ini membuktikan bahwa gaya aksi dan reaksi selalu berpasangan dan tidak bisa dipisahkan. Tidak ada gaya aksi tanpa gaya reaksi.

8. Soal nomor 7: Roket Meluncur ke Angkasa

Roket mengeluarkan gas panas ke bawah dengan kecepatan tinggi. Jelaskan mengapa roket bisa naik ke atas. Pembahasan: Gas panas yang keluar ke bawah merupakan gaya aksi. Roket mendapat gaya reaksi ke atas yang besarnya sama. Gaya reaksi inilah yang mendorong roket melawan gravitasi bumi.

Prinsip ini berlaku meskipun di ruang hampa udara. Roket tetap bisa bergerak karena gas yang dikeluarkan memberikan gaya aksi pada roket itu sendiri. Inilah yang membedakan roket dengan pesawat biasa yang membutuhkan udara.

9. Soal nomor 8: Kaki Menendang Bola

Seorang pemain sepak bola menendang bola dengan gaya 200 N. Apakah bola memberikan gaya pada kaki pemain? Jika ya, berapa besarnya? Pembahasan: Ya, bola memberikan gaya reaksi pada kaki pemain sebesar 200 N. Gaya reaksi ini arahnya berlawanan dengan arah tendangan, yaitu ke arah kaki pemain.

Gaya reaksi inilah yang menyebabkan kaki pemain terasa sakit jika menendang benda keras. Semakin keras tendangan, semakin besar gaya reaksi yang diterima kaki. Pemain yang terlatih bisa mengurangi rasa sakit dengan teknik menendang yang benar.

READ  Menjelajahi Dunia Angka: Panduan Lengkap Soal Matematika Kelas 3, 4, dan 5

10. Soal nomor 9: Ikan Berenang di Air

Ikan menggunakan sirip ekornya untuk mendorong air ke belakang. Bagaimana ikan bisa bergerak maju? Pembahasan: Sirip ekor memberikan gaya aksi ke air di belakangnya. Air memberikan gaya reaksi ke depan pada sirip ikan. Gaya reaksi inilah yang mendorong ikan bergerak maju di dalam air.

Semakin lebar sirip ekor, semakin besar gaya dorong yang bisa dihasilkan. Ikan yang cepat seperti tuna memiliki sirip ekor yang kuat dan lebar. Prinsip ini juga digunakan pada desain kapal selam dan torpedo.

11. Soal nomor 10: Mobil Menabrak Tembok

Sebuah mobil bermassa 1000 kg menabrak tembok dengan kecepatan 20 m/s. Saat tabrakan, mobil memberikan gaya 5000 N pada tembok. Berapakah gaya yang diterima mobil dari tembok? Pembahasan: Tembok memberikan gaya reaksi sebesar 5000 N pada mobil. Gaya reaksi ini arahnya berlawanan dengan gerak mobil, yaitu ke belakang. Gaya inilah yang menyebabkan mobil berhenti dan ringsek.

Semakin besar gaya aksi yang diberikan mobil ke tembok, semakin besar pula gaya reaksi yang diterima mobil. Inilah mengapa tabrakan dengan kecepatan tinggi sangat berbahaya. Gaya reaksi yang besar dapat merusak struktur mobil dan melukai penumpang.

Kesimpulan

Sepuluh contoh soal hukum Newton 3 di atas menunjukkan betapa eratnya konsep ini dengan aktivitas sehari-hari. Mulai dari berjalan, mendorong benda, hingga teknologi roket, semuanya menerapkan prinsip aksi-reaksi. Memahami hukum ini membantu siswa kelas 8 menjelaskan berbagai fenomena fisika dengan lebih mudah.

Latihan soal secara rutin akan memperkuat pemahaman tentang gaya aksi dan reaksi. Jangan lupa untuk selalu mengidentifikasi benda mana yang memberikan gaya aksi dan benda mana yang menerima gaya reaksi. Dengan begitu, menjawab soal hukum Newton 3 akan terasa lebih sederhana dan menyenangkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *