Hukum Newton 3 sering disebut hukum aksi-reaksi. Konsep ini menjelaskan bahwa setiap gaya aksi akan menimbulkan gaya reaksi yang sama besar namun berlawanan arah.
Memahami hukum ini sangat penting bagi siswa kelas 8. Dengan berlatih soal, kalian bisa menguasai materi fisika dasar ini dengan lebih baik.
Konsep Dasar Hukum Newton 3
Hukum Newton 3 menyatakan bahwa jika benda pertama memberikan gaya pada benda kedua, maka benda kedua akan memberikan gaya balik yang sama besar. Gaya ini disebut pasangan aksi-reaksi.
Penting untuk diingat bahwa pasangan aksi-reaksi bekerja pada benda yang berbeda. Jika gaya aksi mengenai benda A, maka gaya reaksi mengenai benda B, bukan pada benda yang sama.
Rumus Hukum Newton 3
Secara matematis, hukum ini ditulis sebagai F aksi = – F reaksi. Tanda negatif menunjukkan arah yang berlawanan.
Satuan gaya dalam rumus ini adalah Newton (N). Besar gaya aksi dan reaksi selalu identik dalam nilai numeriknya.
Contoh Soal 1: Dorongan Buku di Meja
Seorang siswa mendorong buku seberat 2 kg dengan gaya 10 N ke kanan. Berapakah gaya reaksi yang diberikan buku pada tangan siswa?
Penyelesaian: Berdasarkan Hukum Newton 3, gaya reaksi sama besar dengan gaya aksi. Gaya reaksi yang diberikan buku pada tangan siswa adalah 10 N ke kiri.
Jadi, jawabannya adalah 10 N dengan arah berlawanan dari dorongan awal. Ini menunjukkan bahwa tangan siswa merasakan dorongan balik dari buku.
Contoh Soal 2: Orang Berjalan di Tanah
Seseorang berjalan dengan memberikan gaya dorong ke belakang pada tanah sebesar 50 N. Berapa besar gaya yang membuat orang tersebut bergerak maju?
Penyelesaian: Gaya dorong ke belakang adalah aksi. Tanah memberikan gaya reaksi ke depan sebesar 50 N pada kaki orang tersebut.
Gaya reaksi inilah yang mendorong orang tersebut bergerak maju. Tanpa gaya reaksi dari tanah, orang tidak bisa berjalan.

Contoh Soal 3: Roket Meluncur
Sebuah roket menyemburkan gas ke bawah dengan gaya 5000 N. Berapakah gaya dorong yang dialami roket ke atas?
Penyelesaian: Gas yang disemburkan ke bawah adalah aksi. Roket akan menerima gaya reaksi ke atas sebesar 5000 N.
Gaya reaksi inilah yang membuat roket bisa meluncur ke angkasa. Prinsip ini juga berlaku pada jet air atau balon udara.
Contoh Soal 4: Bola Dipantulkan ke Tembok
Sebuah bola menumbuk tembok dengan gaya 30 N. Berapakah gaya yang diberikan tembok pada bola saat tumbukan?
Penyelesaian: Bola memberikan gaya aksi pada tembok sebesar 30 N. Tembok memberikan gaya reaksi pada bola sebesar 30 N dengan arah berlawanan.
Gaya reaksi inilah yang menyebabkan bola memantul kembali. Besar gaya pantul sama dengan gaya tumbukan awal.
Contoh Soal 5: Dua Orang Tarik Tambang
Dua anak bermain tarik tambang. Anak A menarik tali dengan gaya 100 N ke kiri. Berapakah gaya yang diberikan tali pada anak A?
Penyelesaian: Anak A memberikan gaya aksi pada tali sebesar 100 N ke kiri. Tali memberikan gaya reaksi pada anak A sebesar 100 N ke kanan.
Gaya reaksi dari tali ini yang terasa di tangan anak A. Jika anak B menarik dengan gaya lebih besar, anak A akan tertarik ke kanan karena resultan gaya tidak nol.
Kesimpulan
Hukum Newton 3 sangat mudah dipahami jika kalian rajin berlatih soal. Intinya, setiap aksi selalu menghasilkan reaksi yang sama besar dan berlawanan arah.
Terapkan konsep ini dalam kehidupan sehari-hari agar pemahaman kalian semakin kuat. Semoga contoh soal di atas membantu persiapan ujian fisika kelas 8 kalian.



