hukum newton 3 sering disebut sebagai hukum aksi-reaksi dalam fisika. Konsep ini sangat penting dipahami oleh siswa SMP kelas 8 karena menjadi dasar mekanika gerak. Artikel ini menyajikan lima contoh soal hukum Newton 3 untuk SMP kelas 8 beserta pembahasannya secara rinci.
Setiap soal dirancang untuk menguji pemahaman tentang pasangan gaya aksi dan reaksi. Dengan berlatih soal-soal ini, siswa dapat lebih mudah mengidentifikasi gaya yang bekerja pada suatu benda. Mari kita mulai dengan contoh pertama yang paling sederhana.
Contoh Soal 1: Buku di Atas Meja
Seorang siswa meletakkan buku seberat 5 Newton di atas meja datar. Tentukan pasangan gaya aksi-reaksi yang terjadi pada sistem tersebut. Gaya aksi adalah berat buku yang menekan meja ke bawah sebesar 5 Newton.
Gaya reaksi yang muncul adalah gaya dorong meja ke atas pada buku sebesar 5 Newton. Kedua gaya ini sama besar, berlawanan arah, dan bekerja pada benda yang berbeda. Ingatlah bahwa aksi dan reaksi tidak saling meniadakan karena bekerja pada objek yang berbeda.
Pembahasan Soal 1
Dalam soal ini, gaya aksi adalah gaya berat buku yang bekerja pada meja. Gaya reaksi adalah gaya normal dari meja yang bekerja pada buku. Pasangan ini memenuhi hukum Newton 3 karena besarnya sama dan arahnya berlawanan.
Contoh Soal 2: Orang Berjalan di Atas Lantai
Seseorang berjalan maju dengan mendorong lantai ke belakang menggunakan kakinya. Jelaskan bagaimana hukum Newton 3 berlaku pada peristiwa ini. Gaya aksi adalah dorongan kaki ke belakang pada lantai.
Gaya reaksi adalah dorongan lantai ke depan pada kaki orang tersebut. Dorongan reaksi inilah yang menyebabkan orang tersebut bergerak maju. Tanpa adanya gaya reaksi dari lantai, orang tidak akan bisa berjalan.
Pembahasan Soal 2
Perhatikan bahwa gaya aksi dan reaksi selalu terjadi berpasangan. Ketika kaki mendorong lantai ke belakang, lantai memberikan dorongan balik ke depan. Prinsip ini juga berlaku pada hewan yang berjalan atau mobil yang bergerak.
Contoh Soal 3: Roket Meluncur ke Angkasa
Sebuah roket meluncur ke atas dengan menyemburkan gas panas ke bawah. Identifikasi pasangan aksi-reaksi dalam peristiwa peluncuran roket. Gaya aksi adalah dorongan gas panas yang keluar dari mesin roket ke arah bawah.
Gaya reaksi adalah dorongan roket ke atas akibat semburan gas tersebut. Semakin besar gaya semburan gas ke bawah, semakin besar gaya dorong roket ke atas. Inilah prinsip dasar propulsi roket yang memanfaatkan hukum Newton 3.

Pembahasan Soal 3
Roket tidak memerlukan udara untuk mendorongnya karena gas panas disemburkan sendiri. Gaya reaksi dari semburan gas inilah yang mendorong roket maju. Konsep ini membuktikan bahwa hukum Newton 3 berlaku di ruang hampa udara sekalipun.
Contoh Soal 4: Dua Anak Bermain Tarik Tambang
Dua anak bermain tarik tambang dengan gaya tarik masing-masing 50 Newton ke arah berlawanan. Apakah pasangan gaya ini merupakan pasangan aksi-reaksi? Jelaskan. Gaya tarik anak pertama pada tali bukanlah pasangan aksi-reaksi dengan gaya tarik anak kedua.
Pasangan aksi-reaksi yang benar adalah gaya tarik anak pertama pada tali dan gaya tarik tali pada anak pertama. Demikian pula untuk anak kedua, pasangan aksi-reaksinya adalah gaya tarik anak kedua pada tali dan gaya tarik tali pada anak kedua. Kedua gaya tarik yang saling berlawanan itu adalah gaya aksi dari masing-masing anak.
Pembahasan Soal 4
Kesalahan umum adalah menganggap kedua gaya tarik sebagai pasangan aksi-reaksi. Padahal, aksi dan reaksi harus bekerja pada benda yang berbeda. Dalam tarik tambang, tali mengalami dua gaya tarik dari kedua anak, tetapi masing-masing memiliki pasangan reaksinya sendiri.
Contoh Soal 5: Perenang Mendorong Dinding Kolam
Seorang perenang mendorong dinding kolam dengan gaya 100 Newton ke belakang. Tentukan besar dan arah gaya reaksi yang dialami perenang. Gaya aksi adalah dorongan tangan perenang pada dinding kolam ke belakang.
Gaya reaksi adalah dorongan dinding kolam pada tangan perenang ke depan sebesar 100 Newton. Gaya reaksi inilah yang mendorong perenang bergerak maju di dalam air. Prinsip ini sama dengan cara berjalan di darat.
Pembahasan Soal 5
Perenang memanfaatkan gaya reaksi dari dinding kolam untuk memulai gerakan. Semakin besar gaya dorong ke dinding, semakin besar gaya dorong balik yang diterima. Hal ini menunjukkan bahwa besarnya gaya reaksi selalu sama dengan gaya aksi.
Kesimpulan
Hukum Newton 3 merupakan konsep fundamental yang menjelaskan interaksi gaya antara dua benda. Melalui lima contoh soal di atas, siswa SMP kelas 8 dapat memahami bahwa aksi dan reaksi selalu berpasangan, sama besar, dan berlawanan arah. Penerapan hukum ini dapat diamati dalam kehidupan sehari-hari, seperti berjalan, berenang, atau meluncurkan roket.
Latihan soal secara rutin akan memperkuat pemahaman tentang hukum aksi-reaksi. Siswa disarankan untuk mencoba mengerjakan soal-soal serupa dengan konteks yang berbeda. Dengan demikian, kemampuan analisis fisika akan semakin terasah dan siap menghadapi ujian.



